Suara Milik Rakyat

Suara Milik Rakyat
ARTISQQ AQUAQQ POLOQQ BOLAUTAMA ARTIS4D

Sabtu, 18 Agustus 2018

Andre Rosiade : Jokowi Pencitraan di Pembukaan Asian Games

Andre Rosiade : Jokowi Pencitraan di Pembukaan Asian Games
Andre Rosiade : Jokowi Pencitraan di Pembukaan Asian Games


Suara Milik Rakyat ~ Pembukaan Asian Games 2018 diwarnai dengan aksi Presiden Joko Widodo menunggangi motor gede lewat video. Gerindra menganggap aksi Jokowi itu bagian dari pencitraan Pilpres 2019.

"Asian Games ini kan sudah masuk tahun politik, terlihat sekali Pak Jokowi menggunakan pembukaan Asian Games untuk pencitraan beliau. Memunculkan image bahwa beliau bermotor dan milenial," kata anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade kepada detikcom, Minggu (19/8/2018).

Meski demikian, Andre tetap menganggap aksi Jokowi itu menghibur. Dia juga menyinggung keuntungan Jokowi dalam menggunakan fasilitas negara.

Baca juga :

"Aksi motor Pak Jokowi itu ya termasuk aksi pembukaan yang keren dan menghibur," ujarnya.

"Kami tidak ingin berkomentar negatif selama pelaksnaan Asian Games. Biarkan masyarakat yang menilai bahwa petahana punya kelebihan dan keuntungan bahwa beliau bisa gunakan fasilitas yang ada," sambung Andre.

Terlepas dari itu, Andre mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim penyelenggara Asian Games atas kesuksesan pembukaan Asian Games. Menurutnya, acara semalam membuat warga Indonesia bangga.

"Terimakasih kepada Pak Erick Thohir dan seluruh jajaran INASGOC yang telah mempersiapkan pembukaan Asian Games sehingga kita melihat sebagai bangsa Indonesia kita bangga bahwa pergelaran Asian Games itu berjalan dengan sukses," tutupnya.

Baca juga : 

ARTISQQ
Share:

Jumat, 17 Agustus 2018

Strategis Sandiaga Dinilai Bisa Bajak Pendukung Jokowi

Strategis Sandiaga Dinilai Bisa Bajak Pendukung Jokowi
Strategis Sandiaga Dinilai Bisa Bajak Pendukung Jokowi


Suara Milik Rakyat ~ Elektabilitas pemilihan presiden 2019 di beberapa lembaga survei sejauh ini memang menguntungkan Joko Widodo. Manuver kata sandi, menurut Rico, agar sesuai dengan realitas survei.

Rico melihat fakta bahwa survei yang masih disukai Jokowi membuat Sandi mau tidak mau terus memperluas basis pemilih. Sandi, yang disebut Rico, juga ingin menghadirkan superioritasnya sebagai seorang pemuda dalam pemilihan presiden 2019.

"Dia bergerak untuk mengandalkan kontras kontras bila dibandingkan dengan wakil presiden Jokowi. Dari usia, dia sangat terlihat. Dalam hal gaya komunikasi, itu juga sangat terlihat. Mr Ma'ruf mungkin merasa agak sulit untuk berkomunikasi dengan generasi millennial," Kata Rico.

Dalam hal fisik, hobi, cara berbicara dengan komunikasi, Kata Sandi dilihat oleh Rico sebagai mewakili generasi millennial. Kata sandi dikatakan menggunakan angka milenial sebagai senjata ampuh dalam pemilihan presiden kali ini, khususnya KH Ma'ruf Amin termasuk dalam kategori senior.

"Dia ingin menjadi sosok yang berbeda 180 derajat dari Tuan Ma'ruf Amin. Dari sudut pandang fisik, pidato bahasa, pilihan kata-kata, hobi, pemilih muda dan milenium, itulah yang ingin dia targetkan," Rico kata.

Gaya politik mantan Wakil Gubernur Jakarta itu disebut Rico untuk menutupi apa yang disebutnya kelemahan Prabowo Subianto. Gaya komunikasi Prabowo, kata Rico, juga memiliki kekurangan.

Baca juga :

"Dia perlu melakukan gaya komunikasi ini untuk melengkapi gaya komunikasi Prabowo. Gaya komunikasi Prabowo lebih cocok untuk era 90-an, 80-an, 70-an dan mungkin bahkan yang lebih tua. Jadi kurangnya gaya komunikasi Prabowo dilengkapi dengan Sandiaga Uno," sang sutradara kata. Eksekutif lembaga survei median.

Kata kunci juga dianggap sama - jika tidak lebih, untuk mengatakan - dengan tokoh politik muda Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Namun, kata sandi dipanggil untuk memiliki kelebihan dibanding AHY.

"Peran AHY adalah apa yang ingin Sandiaga Uno ambil dengan menambahkan kekuatan bahwa Sandiaga jelas adalah seorang pengusaha, dia juga terbukti secara politik, dia adalah Deputi Gubernur. Dia memiliki poin plus. Kita dapat berbicara, dalam tanda kutip, dia adalah AHY dengan poin plus. Jika AHY hanya bergantung pada yang muda, Sandiaga adalah plus-plus, "kata Rico.

Di balik kelebihan Sandi, Rico melihat pasangan Prabowo-Sandi memiliki kelemahan besar. Manuver kata sandi yang sekarang dia sebut hanya menargetkan kota, bukan menjangkau desa. Para pemilih tingkat desa, Rico mengatakan, kemungkinan akan tetap memperjuangkan Jokowi-Ma'ruf sebagai pemimpin potensial mereka.

"Apa yang saya tunggu tidak mempengaruhi kelas bawah pedesaan. Itu adalah basis yang kuat, konfigurasi Jokowi-Ma'ruf Amin dia unggul di sana. Ini harus dibuktikan oleh Mr. Sandiaga Uno. Langkah pertama yang dia buat adalah untuk memastikan ada dominasi menengah atas. "Bulan depan adalah pertengahan tengah tahun dimana Prabowo memiliki suara yang agak terlalu besar," kata Rico.Manuver calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno dianggap berbahaya bagi Joko Widodo- KH Ma'ruf Amin, Sandi dianggap mampu membajak pendukung Joko Widodo.

Setelah dinyatakan sebagai pendamping Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden 2019, Sandi terus bermanuver untuk bertemu dengan sejumlah elit Partai Golkar - partai yang secara tidak sengaja membawa Jokowi - seperti mantan Gubernur Golkar, Akbar Tandjung, kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sandi juga terus menyapa warga.

"Apa yang ingin dilakukan oleh Kata Sandi adalah dia ingin membajak pendukung Jokowi," kata pengamat politik Rico Marbun ketika dihubungi pada Sabtu (18/8/2018).

Baca juga :

ARTISQQ
Share:

Diumumkan Hari Ini, Semoga Mahfud Jadi Ketua Timses Jokowi, ujar Imin

Diumumkan Hari Ini, Semoga Mahfud Jadi Ketua Timses Jokowi, ujar Imin
Diumumkan Hari Ini, Semoga Mahfud Jadi Ketua Timses Jokowi, ujar Imin


Suara Milik Rakyat ~ Muhaimin Iskandar menyebut ketua tim pemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di pilpres 2019 mendatang akan segera diumumkan. Rencananya ketua timses akan diumumkan hari ini. Dia berharap Mahfud MD bersedia Ketua Timses Jokowi.

"Hari ini akan diputuskan oleh calon presiden, oleh Pak Jokowi hari ini akan diumumkan," kata politikus yang kerap disapa Cak Imin ini seusai menjadi irup kemerdekaan di MIN Jejeran atau MIN 1 Bantul, Jumat (17/8/2018).

Menurutnya, kandidat terkuat ketua tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Namun Cak Imin enggan membocorkan kandidat ketua timses lainnya.

Baca juga :

Saat ditanya apakah tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf juga akan diisi Mantan Ketua MK Mahfud MD, Cak Imin mengaku tidak tahu. Tetapi dia mendukung apabila Mahfud menjadi bagian timses Jokowi.

"Bagus, kalau Pak Mahfud mau bagus. Saya mendukung," ungkapnya.

Cak Imin berharap ketua tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf adalah JK. Namun apabila JK menolak, dia berharap Mahfud bersedia menjadi ketua timses.

"Kalau Pak JK gak mau (menjadi ketua timses) saya berharap Pak Mahfud ketua timnya," paparnya.

"Sebagai penghormatan," pungkas dia.

Baca juga :

ARTISQQ
Share:

Rabu, 15 Agustus 2018

Saya Bukan Jubir Tapi Saya Jurkam Jokowi Di Medsos, Ujar Farhat Abbas

Saya Bukan Jubir Tapi Saya Jurkam Jokowi Di Medsos, Ujar Farhat Abbas
Saya Bukan Jubir Tapi Saya Jurkam Jokowi Di Medsos, Ujar Farhat Abbas


Suara Milik Rakyat ~ Politikus PKB, Farhat Abbas Saya bukan Jubir Tapi Saya Jurkam Jokowi Di Medsos untuk tim pemenangan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin,  khususnya di media sosial.

"Pak Jokowi sudah punya juru bicara. Kita dalam tim koalisi sebenarnya bukan jubir tapi ke arah juru kampanye di media sosial. Saya salah satunya. Tapi saya fokus ke juru bicara paetai karena saya utusan PKB," ujar Farhat di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (15/8/2018).

Farhat mengatakan, tugasnya sebagai juru kampanye di tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf untuk meluruskan berita negatif maupun menangkal hoax. Hal itu, kata Farhat, bertujuan agar citra Jokowi tidak dirusak.

Baca juga :
"Kami dari PKB punya kewajiban meluruskan berita negatif dari orang-orang yang merusak citra Jokowi. Ada pihak sebelah yang dianggap selalu memperburuk pemerintah saat ini kita hadapi seandainya bisa pakai kata tapi klau harus ke ranah hukum kita gunakan hukum," katanya.

Sebelumnya, Farhat mengaku menyiapkan stamina untuk bisa membela Jokowi dalam pertarungan di Pilpres 2019.

Farhat mengatakan mendapat penunjukan langsung dari PKB. Tiap parpol pengusung mengirim perwakilan kurang-lebih 10 orang pada pembekalan jubir periode pertama.

Baca juga :

ARTISQQ
Share:

Selasa, 14 Agustus 2018

Video Diiringi lagu Lagi Syantik, Ini Gaya Prabowo Joget Di Atas Mobil

Video Diiringi lagu Lagi Syantik, Ini Gaya Prabowo Joget Di Atas Mobil
Video Diiringi lagu Lagi Syantik, Ini Gaya Prabowo Joget Di Atas Mobil


Suara Milik Rakyat ~ Setelah pendaftaran Pilpres 2019, segala gerak-gerik capres dan cawapres menjadi sorotan yang menarik. Salah satunya adalah saat capres Prabowo Subianto berjoget diiringi 'Lagu Syantik'.

Momen itu adalah sesaat setelah Prabowo mendaftarkan diri sebagai capres di KPU pada Jumat (10/8). Di luar Kantor KPU, Ketum Gerindra tersebut menyapa pendukungnya dari mobil Lexus B 1710 PSD.

Saat itu, Prabowo keluar lewat sunroof mobil dan berorasi. Usai orasi, Prabowo 'diarak' buruh yang menyetel lagu 'Lagi Syantik' yang dipopulerkan oleh Siti Badriah.

Prabowo tampak mengganti pecinya dengan kain merah yang diikatkan di kepala. Presiden KSPI, Said Iqbal tampak berada di mobil yang sama dengan Prabowo Subianto dan juga keluar lewat sunroof.

Gaya Prabowo joget sesuai irama lagu Lagi Syantik. Dia tampak menggerakkan kedua tangan dan badannya sambil menikmati lagu tersebut.

Baca juga :

Buruh dan para pendukung yang berada di sekitar mobil Prabowo juga ikut berjoget. Di sela-sela joget, Prabowo mengulurkan tangan untuk menyapa pendukungnya. Dia juga menggendong anak-anak dan memberikan topi.

Video dari relawan Prabowo ini juga diunggah di akun Facebook Gerindra. Gerindra menyebut ini sebagai ekspresi keceriaan dan kebersamaan antara Prabowo dan pendukungnya.



Keceriaan dan kebersamaan Prabowo Subianto bersama para simpatisan, relawan dan pendukung #PrabowoSandi setelah mendaftarkan diri sebagai pasangan Capres dan Cawapres 2019-2024 di KPU Jakarta kemarin.

Mari kita jaga pesta demokrasi 5 tahunan ini agar terus berjalan dengan damai dan lancar. Tanpa adanya kekerasan, pemaksaan dan kecurangan.

Semoga keceriaan ini menjadi awal yang baik bagi masa depan rakyat Indonesia, Aamiin...

Selamat berakhir pekan sahabat 🙂

Sumber : kiriman dari relawan

Baca Juga :

ARTISQQ
Share:

Minggu, 12 Agustus 2018

Amankan Jokowi-Ma'ruf, Gus Nuril Kami Bantu Pasukan Berani Mati

Amankan Jokowi-Ma'ruf, Gus Nuril Kami Bantu Pasukan Berani Mati
Amankan Jokowi-Ma'ruf, Gus Nuril Kami Bantu Pasukan Berani Mati


Suara Milik Rakyat ~ Ketua Umum Patriot Garuda Nusantara (PGN) Nuril Arifin Husein atau Gus Nuril mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Pihaknya akan menyiapkan pasukan berani mati untuk pengamanan pilpres Jokowi-Ma'ruf.

"Beliau (Ma'ruf) kan kiai saya, bagi saya mendukung Kiai Ma'ruf Amin ya sama dengan kita mendukung Gus Dur, makanya kita siapkan pasukan berani mati kita untuk ngamanin," ujar Nuril usai menyambangi rumah Ma'ruf Amin di Jalan Lorong 27, Koja, Jakarta Utara, Senin (13/8/2018).

Menurut Nuril, terpilihnya Ma'ruf Amin sebagai cawapres merupakan dasar yang baik. Dia berharap umat bersatu untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf.

"Sudahlah, kemenangan Jokowi ini kemenangan Indonesia, kita harus kembali rekonsiliasi, dari kelompok yang mana-mana silakan datang kembali ke Bumi Pertiwi, kita memiliki presiden yang sama, pemimpin yang sama sehingga bangsa itu menjadi lebih baik lagi," ucapnya.

Baca juga :

Perihal menang kalah menurutnya adalah hal yang biasa. Namun, Gus Nuril mengajak masyarakat untuk terlebih dahulu menentukan sikap membela Ma'ruf Amin sebagai ulama.

"Persoalan kalah menang itu kontestasi biasa. Tapi sikap awal untuk bela kiainya itu perlu, pasti, makanya kita tidak akan rela kemudian kalau kontestasi yang harusnya membawa kebahagiaan Indonesia bisa kemudian menjadi bikin pilu orang, kemudian dijadikan kondisi yang seolah-olah tidak aman dengan pilkada DKI, kita tidak rela," jelasnya.

Nuril mengatakan saat ini Indonesia membutuhkan sosok pemersatu bangsa. Maka itu, sosok Ma'ruf Amin diyakini bisa menyatukan rakyat.

"Bukan agamis menjadi politik tapi kiai itu memiliki kebijakan yang luar biasa, jadi level-level tertentu, dalam kondisi negara yang dalam keadaan membutuhkan kehadiran seseorang maka ulama harus menjadi Avatar," tuturnya. 

"PGN memang sejak awal membela Indonesia, pemerintah Indonesia yang memiliki pemimpin yang sah, ya sudah kita dukung apalagi Kiai Ma'ruf Amin kiai kami dari PBNU, saya orang NU. Otomatis itu santri diragukan ke NU-annya kalau kita tidak dukung Kiai Ma'ruf Amin," imbuhnya.

Baca juga :

ARTISQQ
Share:

Sabtu, 11 Agustus 2018

Jokowi-Ma'ruf Cek Kesehatan sampai 12 jam, Ini Perlunya Puasa Sebelum Check-up dan sebagian rangkaiannya

Jokowi-Ma'ruf Cek Kesehatan sampai 12 jam, Ini Perlunya Puasa Sebelum Check-up dan sebagian rangkaiannya
Jokowi-Ma'ruf Cek Kesehatan sampai 12 jam, Ini Perlunya Puasa Sebelum Check-up dan sebagian rangkaiannya


Suara Milik Rakyat ~ Pasangan calon presiden-wakil presiden, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin akan menjalani tes medis hari ini sebagai salah satu persyaratan pemilu. Seperti pasien dengan tes kesehatan medis lainnya, mereka juga diingatkan untuk berpuasa.

"Pak Jokowi dan Bp Ma'ruf Amen akan melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan ketentuan UU dan persiapan sudah dilakukan termasuk puasa. Kita semua tadi malam Sekretaris Jenderal mengingatkan untuk berpuasa dan bersyukur kepada Tuhan semuanya baik," Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan kepada wartawan di RSPAD Gatot, Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (8/12/2018).

Tidak hanya Jokowi dan Ma'ruf, semua pasien yang menjalani pemeriksaan umum dan tes kesehatan tertentu juga harus berpuasa. Lalu, mengapa kita harus berpuasa sebelum melakukan tes?

Deborah Weatherspoon, PhD, RN, CRNA, dosen dan ahli keperawatan dari University of Tennessee mengatakan puasa sebelum tes medis penting untuk keakuratan hasil tes. Praktik ini umum di rumah sakit di seluruh dunia.

"Ketika Anda makan atau minum alkohol, makanan dan cairan akan dipecah di dalam perut, dan diserap ke dalam darah, dan dapat mempengaruhi sejumlah hal seperti gula darah, mineral, zat besi, kolesterol hingga enzim lain," kata Deborah. , dikutip dari Medical News Today.

Nah, zat-zat ini memiliki peran penting untuk mendeteksi penyakit seperti diabetes, anemia, kolesterol tinggi hingga penyakit hati. Makan dan minum alkohol mempengaruhi hasil tes sehingga mereka tidak dapat dideteksi.

Baca juga :

"Makan dan minum alkohol dapat meningkatkan atau menurunkan kadar zat tertentu dalam darah, membuat hasil tes tidak akurat. Hasil tes yang tidak akurat pasti bisa menyebabkan kesalahan diagnosis," kata Deborah lagi.

Pemeriksaan kesehatan Jokowi dan Ma'ruf Amin akan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Jokowi-Ma'ruf adalah pasangan pertama yang menjalani tes medis. Sementara Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan menerapkannya pada Senin (13/8/2019) besok.

Jokowi dan Ma'ruf akan menjalani serangkaian tes kesehatan mulai dari mata, telinga, gigi, hingga organ internal. Selain itu juga akan ada pemeriksaan kejiwaan melalui tes psikologi dan penyalahgunaan obat-bebas. Standar pemeriksaan akan ditentukan oleh tim dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Lamanya inspeksi itu sendiri akan memakan waktu antara 9-12 jam dengan istirahat terputus," kata Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ilham Oetama Marsis saat konferensi pers di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu ( 08/12/2018).


Berikut ini adalah serangkaian pemeriksaan kesehatan untuk calon presiden dan wakil presiden di Jakarta Pusat RSPAD:


  1.  MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory), 90 menit periode pemeriksaan
  2.  Penyakit internal, 30 menit waktu pemeriksaan
  3.  Pembedahan, 20 menit pemeriksaan
  4.  Neurologi, waktu pemeriksaan 60 menit
  5.  Kandungan ginekologi untuk calon presiden, 30 menit waktu ujian
  6.  Psikiater: MINI ICD-10, DIP, MMI, 90 menit waktu pemeriksaan
  7.  Mata, 30 menit waktu ujian
  8.  ENT KL 20 menit pemeriksaan panjang
  9.  Data audiometri murni selama 30 menit waktu ujian
  10.  Jantung dan pembuluh darah: EKG, treadmill, 45 menit waktu pemeriksaan
  11.  Echocardiography, 20 menit waktu pemeriksaan
  12.  Paru: Spriometry dan tes lainnya, 20 menit pemeriksaan
  13.  Radiologi Thoracic, waktu pemeriksaan 10 menit
  14.  MRI Kepala periode pemeriksaan minimal 30 menit
  15.  Pengambilan sampel laboratorium, 10 menit waktu pemeriksaan
  16.  USG transvaginal, 15 menit waktu pemeriksaan
  17.  Investigasi lainnya


Baca juga :

ARTISQQ
Share:

PD Hingga PAN jadi kandidat Tim Pemenangan Prabowo-Sandi

PD Hingga PAN jadi kandidat Tim Pemenangan Prabowo-Sandi
PD Hingga PAN jadi kandidat Tim Pemenangan Prabowo-Sandi


Suara Milik Rakyat ~ Partai Gerindra (PD) mulai menggodok tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Nama Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY) hingga Ketum PAN Zulkifli Hasan menjadi kandidat tim tersebut.

"Iya timses segera dalam waktu dekat awal-awal minggu di depan mulai dibicarakan," ujar Ketua DPP Gerindra Habiburokhman di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2018).

Habiburokhman mengatakan saat ini tim pemenangan Prabowo-Sandiaga dikomandani para sekjen koalisi. Dia menambahkan struktur tim pemenangan tersebut kurang lebih sama dengan Pilpres 2014 lalu.

Baca juga :

"Bayangan strukturnya sudah ada, selama ini kita ada tim teknis yang sudah juga mulai kerja dikomandani oleh para Sekjen," ungkapnya.

Ketua Advokat Cinta Tanah Air itu mengatakan salah satu nama yang diusulkan menjadi Ketua Tim Pemenangan adalah Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketum PAN Zulkifli Hasan. Namun, mayoritas partai pengusung banyak yang mengusulkan AHY.

"Ya itu salah satu usulan yang banyak soal Pak AHY dijadikan ketua timses. Saya sendiri dari kemarin deklarasi, sampai hari ini mungkin ada yang sudah ada puluhan orang di luar partai yang mengusulkan pak AHY," imbuhnya.

"(Selain AHY) Ada Pak Zulkifli Hasan, tapi yang jelas kalau ditanya tadi Pak AHY memang banyak sekali yang mengusulkan kepada kami," sambungnya.

Sementara itu Habiburokhman juga memastikan jika Ketua Timses dipastikan tidak dari Gerindra. Sebab jatah Gerindra itu telah mengisi capres.

"Nggak mungkin ketua timsesnya dari Gerindra, karena capresnya sudah dari kita. Tapi kami ada di tim pemenangan tentu saja," ucapnya.

Baca juga :

ARTISQQ
Share:
Copyright © Suara Milik Rakyat | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com