Suara Milik Rakyat di dalam nya terdapat berita Peristiwa | Informasi | Motivasi | Unik | Entertainment | Politik | Kesehatan | kriminal

Suara Milik Rakyat
ARTISQQ AQUAQQ POLOQQ BOLAUTAMA ARTIS4D Artis4D

Kamis, 24 Mei 2018

Asep Maftuh Bingung Didakwa Dua Pasal, ATas Pembunuhan Terhadap Ustaz Prawanto

Asep Maftuh Bingung Didakwa Dua Pasal, ATas Pembunuhan Terhadap Ustaz Prawanto


Suara Milik Rakyat - Masih ingat Asep yang telah membunuh Ustaz Prawanto, kini Asep Maftuh Bingung Didakwa Dua Pasal, ATas Pembunuhan Terhadap Ustaz Prawanto, Kota Bandung, (24/5)

Hal itu terungkap dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (24/5).

Dalam sidang yang dipimpin oleh majelis hakim Wasdi Permana itu, Asep Maftuh tidak didampingi oleh pengacara. Dengan mengenakan pakaian putih, ia terlihat diam mendengarkan dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa penuntut umum Kejari Bandung, Dina B.A Situmorang.

Jaksa mendakwa Asep dengan Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana. Indikasinya adalah menyiapkan sebatang pipa besi yang digunakan untuk memukul Prawoto hingga terluka dan meninggal dunia.


Baca juga : Pesan Setop Kekerasan Dan Cerita Mama Yo Telusuri Kampung di Asmat


"Bahwa terdakwa dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan jiwa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan," ucap Dina membacakan dakwaan. Bandar Poker

Selain itu, dalam dakwaan kedua, Asep Maftuh didakwa Pasal 351 ayat (3) KUHPidana tentang melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Usai mendengarkan dakwaan, Asep terlihat kebingungan. Jaksa pun sempat mengulang pembacaan dakwaan.

"Mengerti?," tanya hakim. Namun Asep menjawabnya dengan gelengan kepala.

"Jadi terdakwa melanggar pasal 340 melakukan pembunuhan dengan hukuman sembilan tahun. Jelas ya. Soal benar atau tidaknya nanti," kata Wasdi.

Terkait pengacara, Hakim pun memberikan pendampingan dari pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum).

Hakim menjelaskan, karena ancaman pidana yang sesuai dengan dakwaan di atas sembilan tahun. Maka majelis berkewajiban menunjuk penasihat hukum.

"Bersedia atau tidak kami akan menunjuk," kata Wasdi.


Baca juga : Ini Target 3 Terduga Teroris Bogor, Sudah Siapkan Bom Daya Ledak Tinggi


Penjelasan dari Hakim dijawab dengan pertanyaan lagi oleh Asep. "Enggak bayar?," tanya Asep.

"Enggak usah bayar, biar nanti negara yang menanggung," ucap Hakim. Agen Dominoqq


Sumber : Merdeka.com ~ www.suaramilikrakyat.blogspot.com


ARTISQQ
Share:
Lokasi: Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © Suara Milik Rakyat | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com