Suara Milik Rakyat di dalam nya terdapat berita Peristiwa | Informasi | Motivasi | Unik | Entertainment | Politik | Kesehatan | kriminal

Suara Milik Rakyat
ARTISQQ AQUAQQ POLOQQ BOLAUTAMA ARTIS4D Artis4D

Rabu, 18 Juli 2018

Kronologi Meninggalnya Loei Wie Loen Akibat Cedera Parah Di Kepala Karena Di Begal

Kronologi Meninggalnya Loei Wie Loen Akibat Cedera Parah Di Kepala Karena Di Begal
Ilustrasi Gambar ~ Kronologi Meninggalnya Loei Wie Loen Akibat Cedera Parah Di Kepala Karena Di Begal


Suara Milik Rakyat ~ Seorang lelaki tua bernama Loei Wie Loen (66 tahun), meninggal secara menyedihkan karena para penjahat begal di kota Medan, dia menderita luka serius, dan pergi dalam kondisi setengah sadar di pinggir Jalan Madong Lubis dekat Pajak Beruang di depan Uni Plaza Medan City, Rabu (18/7/2018).

Menurut akun Tiffany Wendy melalui akun Instagram-nya, Loei Wie Loen adalah pamannya, Loei Wie Loen meninggal karena dipukuli di balok kayu, saat dia menyeberang jalan dengan sepeda motornya.

"Ini paman saya, kondisi Medan tidak aman," tulisnya dalam menanggapi pertanyaan yang datang kepadanya menggunakan akun media sosialnya.

Peristiwa perampokan terhadap Loei Wie Loen terjadi sebelum polisi tiba pukul 5:45 sore, tetapi korban itu dibiarkan tergeletak di sisi jalan tidak ada yang membantunya.

"Dah ngak ada yang nolongin sampai jam 05:45 polisi baru datang," kata Tiffany.

Nyawa paman saya melayang akibat lupa di kepala yang parah. Diduga korban memukul pelaku menggunakan balok kayu atau benda keras lainnya, sehingga tergeletak di jalan.

Di pagi hari, Loei Wie Loen, hendak meninggalkan rumahnya di Jalan Sei Deli untuk menjual mie pangsit di tempatnya di Jalan Madong Lubis Medan City.

Korban telah dilarikan ke rumah sakit Murni Teguh, tetapi jiwanya tidak bisa tertolong karena telah terjadi bekuan darah setelah terhantam benda keras di kepala.

Tiffany meminta berita ini disebarluaskan ke publik agar pelakunya dapat ditangkap dengan cepat oleh pihak berwenang.

"Kronologi, pagi jam 5 pagi kurang berangkat dari rumah Jalan Sei Deli menuju Jalan Madong Lubis untuk menjual mie pangsit di depan Uniland, kenak begal dan terpantau oleh CCTV. kepolisian menuju ke sana, bawa korban ke RS Murni Teguh dan kondisinya Korban itu koma karena dipukuli dengan balok kayu oleh para begal di kepala paman saya, "tulis Tiffany.

Masih menurut Tiffany, penjelasan dokter, kondisi Loei tidak memungkinkan operasi diambil karena penyebaran darah dan telah membeku di kepala.

"Pas mau masuk ruang ICU sudah mati," tulis Tiffany.

Keluarga berharap polisi dapat segera menangkap para pelaku, dan untuk mengungkap kasus begal tersebut. Karena aksi begal di kota Medan cukup menggangu masyarakat.

"Kepada petugas kepolisian, tolong bantu pemeriksaan CCTV di depan Uniland ??? Dan motor, kalau diambil pasti gerak cepat bisa ditangkap begalnya," kata Tiffany berharap.

Meskipun ayah pamannya telah hilang, bagi masyarakat Medan sehingga setiap hari kegiatannya tidak cemas. Silakan donk bertindak, terima kasih, "katanya lagi.

Baca juga :



Ultimatum Kapolri Kasus Begal 

Kapolri Jendral Tito Karnavian


Kapolri Jendral Tito Karnavian sebelum nya sudah pernah menyampaikan untuk seluruh kepala polres di provinsi Lampung untuk memberantas begal yang sudah cukup meresahkan warga dan para pemudik yang melintasi wilahyah Lampung.

"Saya ingin semua kepala kepolisian untuk menangani kasus ini, jika kalian tidak bisa menanganinya, maka kepala polisinya yang saya begal, ngertikan maksud saya. Ujar Tito mengatakan ketika bertemu setelah berkunjung ke Pelabuhan Bakebereni Crossing, Lampung Selatan, Senin ( 11/06/2018).

Tito kemudian meminta Kapolres dan stafnya untuk membuat tim khusus untuk mewujudkannya.

"Kapolres kita harus membuat tim khusus untuk menangkap pelaku begal yagn sudah meresahkan warga, jika tidak tempel mereka, jika tetap tidak bisa juga, tolong langsung saja meminta kepada Kapolda untuk menurunkan anggotanya yagn bersenjata untuk mengatasi pelaku begal, Tambahnya,.

Selain meminta bantuan dari kepala polisi, Tito melanjutkan, Kapolres juga dapat meminta bantuan dari komandan militer setempat (danrem).

"Kelompok ini dapat ditangkap dengan cara yang lembut, jika masih melawan, tindakan tegas," katanya.

Menurutnya, memberantas begal bukan hanya tugas petugas kepolisian. Tito mengatakan peran aktif pemerintah juga diperlukan.

"Pada prinsipnya, pelaku kriminalitas, kami tangkap dan kemudian diproses secara hukum, tetapi masih ada akar lalinnya yang diperlukan peran pemerintah untuk mengatasi hal ini," kata Tito.

Pemerintah, lanjutnya, harus membuka lowongan kerja di setiap daerah di Provinsi Lampung.

"Kemungkinan kelompok beger ini merasa terpinggirkan, sehingga sangat penting peran pemerintah untuk membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat," katanya lagi.

Akhir aksi menjelang Lebaran 2018 terjadi di Lampung dengan korban mudik dari Bekasi yang ingin pulang ke rumah di Lampung.

Aksi begal dialami pelancong yang melintasi Jalan Lintas Tengah wilayah Sumatera Kabupaten Lampung Selatan.

Kapolda mengunjungi Pelabuhan Bakauheni bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dan Kepala Polisi Lampung Irjen Suntana.

Mereka berkunjung untuk melakukan kesiapan anggota yang bertanggung jawab mengamankan mudik 2018.


Baca juga :


ARTISQQ
Share:
Lokasi: Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © Suara Milik Rakyat | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com